Pemerintah Kecamatan Rawa Jitu Timur melaksanakan Upacara Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 pada Kamis, 15 Januari 2026, yang dipusatkan di Lapangan Kecamatan Rawa Jitu Timur. Upacara ini diikuti oleh seluruh unsur pemerintahan dan lembaga terkait, termasuk aparatur Kampung Bumi Dipasena Mulya yang hadir dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Peringatan Hari Desa Nasional ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap peran strategis desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional. Hari Desa Nasional sendiri ditetapkan setiap tanggal 15 Januari berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024. Pada tahun 2026, peringatan ini mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia”, yang menegaskan pentingnya desa sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai dengan tata upacara yang telah ditetapkan dan diikuti dengan rasa tanggung jawab oleh seluruh peserta. Momentum ini menjadi sarana refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat kecamatan maupun desa, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sinergi antar lembaga.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan kecamatan (Uspika) Rawa Jitu Timur, unsur TNI dan Polri, instansi vertikal, kepala puskesmas beserta jajaran, kepala KUA, PLKB, TKSK, pendamping desa dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), para kepala kampung beserta perangkat kampung se-Kecamatan Rawa Jitu Timur, ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), Tim Penggerak PKK kampung, kepala satuan pendidikan dari berbagai jenjang beserta dewan guru, serta unsur organisasi dan lembaga kemasyarakatan lainnya.

Camat Rawa Jitu Timur selaku pembina upacara dalam amanatnya menekankan pentingnya kedisiplinan waktu bagi seluruh aparatur pemerintahan sebagai wujud profesionalisme dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat. Selain itu, beliau juga menyampaikan instruksi Gubernur Lampung terkait penerapan program Kamis Beradat, yakni kewajiban bagi seluruh aparatur pemerintahan untuk mengenakan batik Lampung serta menggunakan bahasa Lampung setiap hari Kamis sebagai upaya pelestarian budaya daerah.

Melalui peringatan Hari Desa Nasional ini, aparatur Kampung Bumi Dipasena Mulya diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kinerja pemerintahan kampung, serta berperan aktif dalam mendorong partisipasi masyarakat dan gotong royong demi terwujudnya desa yang maju, mandiri, aman, sejahtera, dan berdaya saing.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin.
CAPTCHA Image